SEKILAS INFO
: - Minggu, 19-04-2026
  • 6 Bulan Yang Lalu / MAN 2 KOTA TIDORE KEPULAUAN MENGUCAPKAN SELAMAT MEMPERINGATI HARI SANTRI NASIONAL 22 OKTOBER 2025. “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”
  • 7 Bulan Yang Lalu / MAN 2 KOTA TIDORE KEPULAUAN MENGUCAPKAN SELAMAT DAN SUKSESKAN OLIMPIADE MADRASAH INDONESIA (OMI) SAINS, TANGGAL 9 – 11 SEPTEMBER 2025
  • 8 Bulan Yang Lalu / MAN 2 KOTA TIDORE KEPULAUAN MENGUCAPKAN SELAMAT HARI ULANG TAHUN REPUBLIK INDONESIA KE 80 “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” 17 AGUSTUS 2025
Siswa MAN 2 Tikep Jalani Simulasi Tour Guide di Hari Ketiga

Ternate –HumasMAN2Tikep (17/06/2025) Cuaca yang tak menentu tak menghalangi semangat rombongan MAN 2 Kota Tidore Kepulauan dalam mengikuti Pelatihan Dasar Tour Guide di hari ketiga. Rombongan yang terdiri dari 30 peserta, 7 guru pendamping, serta 2 narasumber dari Prodi Pariwisata Fakultas Ilmu Budaya dan Sastra Universitas Khairun Ternate ini bertolak dari Pelabuhan Rum, Tidore, menuju Kota Ternate.

Sebelum rombongan bertolak menuju Kota Ternate, Kepala MAN 2 Kota Tidore Kepulauan, Ibu Nurlaila Usman, S.Pd., memberikan arahan sekaligus motivasi kepada para peserta pelatihan. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menjadikan kegiatan ini sebagai ruang belajar yang berharga untuk mengasah keterampilan, karakter, dan kecintaan terhadap budaya.
“Ini bukan sekadar kunjungan atau perjalanan biasa, tetapi bagian dari proses pembentukan diri kalian sebagai generasi madrasah yang unggul,” ujar Nurlaila dengan penuh semangat. Beliau mengingatkan para peserta agar memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, serta selalu menjaga sikap, etika, dan semangat belajar selama mengikuti tur.
Ia juga menyampaikan bahwa setiap siswa membawa nama baik madrasah dan mencerminkan karakter siswa MAN 2 Tikep di tengah masyarakat. “Kalian adalah duta madrasah. Tunjukkan bahwa kalian generasi yang percaya diri, cakap berbahasa, dan bangga terhadap budaya sendiri,” pesannya tegas.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan kompetensi berbahasa Inggris secara praktis, sekaligus penguatan literasi dan pengalaman belajar luar kelas yang diinisiasi oleh Guru-guru Mapel Bahasa Inggris MAN 2 Tikep. Tahun ini, pelatihan mengusung tema “Speak with Soul, Guide with Pride.”

Sesuai itinerary, peserta mengunjungi sejumlah situs sejarah penting di Kota Ternate, yaitu Kadaton Kesultanan Ternate, Benteng Oranje, Benteng Toluko, dan situs Batu Angus. Di Kadaton, peserta menyaksikan koleksi benda pusaka dan warisan budaya Kesultanan Ternate. Selanjutnya, mereka menelusuri sejarah kolonial melalui kunjungan ke Benteng Oranje peninggalan Portugis, menjelajahi keunikan Benteng Toluko di tepi laut, serta menyusuri jejak letusan Gunung Gamalama di kawasan Batu Angus.

Setiap kelompok peserta telah dibagi sesuai titik lokasi, dan bertugas melakukan interpretasi sesuai tempat yang dikunjungi. Hasil pengamatan dan pemahaman mereka didokumentasikan dalam bentuk foto serta video sebagai hasil akhir dari pelatihan.

Salah satu guru pembimbing Kelas Literasi, Munsyiati U Yasin, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas antusiasme tinggi yang ditunjukkan oleh para peserta pelatihan tour guide MAN 2 Tidore Kepulauan.
“Mereka terlihat sangat menikmati proses belajar langsung di lapangan. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga karena mereka bisa sekaligus mengasah keterampilan berbahasa, berpikir kritis, dan menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal,” ujar Munsyiati.

Lebih lanjut, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Bapak Ismid Hi Abd Latif, S.Pd., berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti sampai di sini. “Kami berharap ada tindak lanjut dan penguatan dari program seperti ini ke depan agar manfaat pelatihan benar -benar terasa dan berkelanjutan,” tambahnya.

Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk konkret inovasi pembelajaran di MAN 2 Tikep dalam membentuk generasi muda yang terampil, komunikatif, dan mampu mengapresiasi kekayaan budaya lokal melalui pendekatan literasi dan bahasa. Serta memberikan bekal praktis bagi siswa dalam mempersiapkan diri sebagai pemandu wisata profesional sekaligus menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya daerah.(ft)*

TINGGALKAN KOMENTAR