SEKILAS INFO
: - Selasa, 28-04-2026
  • 6 Bulan Yang Lalu / MAN 2 KOTA TIDORE KEPULAUAN MENGUCAPKAN SELAMAT MEMPERINGATI HARI SANTRI NASIONAL 22 OKTOBER 2025. “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”
  • 7 Bulan Yang Lalu / MAN 2 KOTA TIDORE KEPULAUAN MENGUCAPKAN SELAMAT DAN SUKSESKAN OLIMPIADE MADRASAH INDONESIA (OMI) SAINS, TANGGAL 9 – 11 SEPTEMBER 2025
  • 8 Bulan Yang Lalu / MAN 2 KOTA TIDORE KEPULAUAN MENGUCAPKAN SELAMAT HARI ULANG TAHUN REPUBLIK INDONESIA KE 80 “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” 17 AGUSTUS 2025
Kolaborasi Dua Madrasah di Tidore Himpun Guru jenjang MA dalam Workshop Asesmen Berbasis HOTS

Tidore Kepulauan, HumasMAN2Tikep — Sebanyak 79 guru Madrasah Aliyah (MA) se-Kota Tidore Kepulauan mengikuti Workshop Penyusunan Instrumen Asesmen Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tidore Kepulauan, Selasa (10/02/2026) dengan mengangkat tema “asesmen berbasis HOTS sebagai strategi meningkatkan kualitas pembelajaran pada jenjang Madrasah Aliyah.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara 2 madradah yaitu MAN 2 Tikep dan MAN 1 Tikep yang bekerja sama dengan Kasi Pendis Kemenag Kota Tidore Kepulauan sebagai upaya peningkatan kompetensi guru dalam menyusun instrumen asesmen yang berkualitas dan sesuai tuntutan pembelajaran .

Workshop ini diikuti oleh 79 peserta yang terdiri atas 35 guru dari MAN 1 Tikep, 34 guru dari MAN 2 Tikep, 2 guru dari MAS Dowora, 2 guru dari MA Harisul Khairat, dan 6 guru dari MAS Guraping.

Kegiatan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Musril Abdullah, S.E., kemudian dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia, Jusman Suwardi. Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa workshop ini bertujuan memperkuat kapasitas guru dalam merancang instrumen asesmen berbasis HOTS yang mampu mengukur kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kreatif peserta didik.

Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Kota Tidore Kepulauan yang mewakili Kepala Kantor Kemenag Bapak Saleh Husen, SE. Dalam sambutannya, ia menegaskan tiga hal penting yang harus dimiliki guru, yakni menguasai materi ajar, mampu dan memahami penyusunan modul ajar, serta memiliki kepribadian yang baik.
“Guru harus terus meningkatkan kompetensinya. Penguasaan materi, kemampuan menyusun modul ajar, dan kepribadian yang baik adalah fondasi utama dalam membentuk generasi yang unggul,” tegasnya.

Materi workshop meliputi integrasi nilai-nilai keislaman dan penguatan karakter guru dalam pembelajaran, teknik penyusunan instrumen asesmen berbasis HOTS, serta praktik penyusunan instrumen berupa kisi-kisi, soal, dan rubrik penilaian. Materi tersebut dipaparkan oleh Hi. Jamaluddin Sehat, S.Ag., M.M., yang juga memberikan pendampingan teknis kepada peserta.

Kepala MAN 2 Tikep, ibu Nurlaila Usman, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kolaboratif tersebut.

“Workshop ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan profesionalitas guru madrasah. Melalui penguatan penyusunan instrumen berbasis HOTS, kita berharap pembelajaran semakin berkualitas dan mampu mendorong siswa berpikir kritis serta berkarakter,” ungkap Nurlaila.(ft)*

TINGGALKAN KOMENTAR