
TIDORE ,HumasManDu– Di tengah gempuran konten instan yang semakin mendominasi kehidupan generasi digital, budaya menulis ternyata masih menemukan ruang untuk tumbuh dan berprestasi. Hal itu dibuktikan oleh guru dan siswa MAN 2 Tidore Kepulauan yang sukses meraih gelar penulis terbaik pada Lomba Menulis Anafora dalam Festival GALATAMA II Tahun 2026.
Prestasi tersebut diraih oleh Ibu Fitriya Karim, S.Pd., yang merupakan Guru Bahasa Indonesia berhasil meraih penghargaan Penulis Guru Terbaik Tahun 2026, serta Auda Insany Ramli siswa kelas XI, yang meraih penghargaan Penulis Siswa MA Terbaik Tahun 2026. Keduanya berhasil menunjukkan kualitas karya tulis terbaik .
Dalam kategori guru, Fitriya Karim berhasil menempati posisi terbaik dari total 40 peserta yang dinyatakan lolos seleksi. Sementara itu, pada kategori siswa Madrasah Aliyah (MA), Auda Insani Kamil berhasil menjadi yang terbaik dari 33 peserta yang lolos pada tahap penilaian.
Setelah melalui tahapan seleksi dan penilaian mendalam terhadap karya para peserta, Ketua Agen Literasi Indonesia secara resmi menetapkan para pemenang melalui berita acara pada 1 Juni 2026.Penilaian berlangsung ketat, objektif, dan kompetitif.
Keberhasilan yang diraih guru dan siswa MAN 2 Tikep tersebut menjadi bukti bahwa semangat literasi terus tumbuh dan berkembang di lingkungan madrasah. Prestasi ini sekaligus mempertegaskan bahwa MAN 2 Tikep mampu bersaing dan menunjukkan kualitas yang baik dengan peserta dari madrasah lain.
Kepala MAN 2 Tidore Kepulauan, Dr. Lukman Tamhir, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian yang diraih oleh guru dan siswa tersebut.
“Prestasi ini merupakan anugerah sekaligus hasil dari kerja keras, ketekunan, dan komitmen dalam membangun budaya literasi di lingkungan MAN 2 Tidore Kepulauan. Kami merasa bangga karena guru dan siswa kami mampu menunjukkan kualitas terbaiknya di tingkat nasional. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh warga madrasah untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengharumkan nama madrasah serta daerah Maluku Utara,” ujar beliau.
Menurutnya, literasi merupakan salah satu fondasi penting dalam membentuk generasi yang kritis, kreatif, dan berkarakter. Oleh karena itu, sebagai penanggung jawab madrasah beliau akan terus mendorong berbagai program penguatan literasi melalui kegiatan membaca, menulis, dan publikasi karya ilmiah maupun karya kreatif siswa dan guru.
Prestasi yang diraih pada Festival GALATAMA II Tahun 2026 ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik dan tenaga pendidik untuk terus mengembangkan kemampuan literasi sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Di saat yang sama, capaian tersebut semakin mengukuhkan MAN 2 Tidore Kepulauan sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif melahirkan prestasi di bidang literasi dan kepenulisan.(ft)*
