SEKILAS INFO
: - Selasa, 30-06-2026
  • 1 Minggu Yang Lalu / Selamat Tahun Baru Islam 1448 H. Semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan, kesehatan, dan kesuksesan kepada kita semua serta menjadikan tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya
  • 1 Bulan Yang Lalu / MAN 2 Tikep CERDAS : CERDAS dalam inovasi,EMPATI dalam bersosialisasi,RELIGIUS dalam berkeyakinan,DISIPLIN dalam bertindak,AMANAH dalam mengemban tugas,dan SANTUN dalam berperilaku.
  • 1 Bulan Yang Lalu / Selamat Datang di Website MAN 2 Kota Tidore Kepulauan. Terima Kasih atas Kunjungannya.
Perkuat Kompetensi Digital, 15 Guru MAN 2 Tikep Ikuti Pelatihan Modul Ajar Berbasis AI

Tidore,HumasManDu – Sebanyak 15 guru MAN 2 Tidore Kepulauan mengikuti kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) jenjang RA, MI, MTs, dan MA se-Kota Tidore Kepulauan yang mengusung tema “Penyusunan Modul Ajar Berbasis Artificial Intelligence (AI).

Kegiatan yang dipusatkan di Aula MTs Negeri 1 Tidore ini berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Juni hingga 2 Juli 2026, sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung penyusunan perangkat pembelajaran yang lebih inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara bapak H.Amar Manaf,Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lukmanuddin Abd. Rahman, didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha Fahrudin Ismail serta Kepala Seksi Pendidikan Islam Saleh Husen. Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru RA, MI, MTs, dan MA dari seluruh Kota Tidore Kepulauan.

Dalam sambutannya, Amar Manaf menekankan bahwa setiap guru harus mampu menghadirkan perubahan yang memberikan dampak positif bagi kemajuan madrasah. Menurutnya, keberhasilan sebuah madrasah tidak hanya bergantung pada keberadaan guru penggerak, tetapi juga pada kesungguhan, inovasi, dan semangat seluruh guru untuk terus berkembang.

 “Jadilah pribadi yang mampu memberi dampak bagi orang lain. Saya yakin, sekalipun kita tidak memiliki guru penggerak, dengan keseriusan, inovasi, dan keinginan untuk maju, kita pasti mampu membawa perubahan dalam pengelolaan madrasah,” pesannya di hadapan para peserta.

Keikutsertaan 15 guru MAN 2 Tidore Kepulauan dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi profesional guru, khususnya dalam menyusun modul ajar berbasis Artificial Intelligence yang kreatif, efektif, dan relevan dengan implementasi Kurikulum Merdeka. Selain itu, hasil pelatihan diharapkan dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran sehingga mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan di madrasah.(ft)*

TINGGALKAN KOMENTAR