
Tidore, HumasMAN2Tikep (9/1/2026) — Kepala Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Tidore Kepulauan secara resmi melepas 21 personil untuk mengikuti Perkemahan Temu Bhakti PMI- II yang berlokasi di Benteng Oranje, Kota Ternate, pada 10–17 Januari 2026. Upacara pelepasan dilaksanakan di halaman madrasah dan dihadiri oleh seluruh civitas akademika MAN 2 Tikep.
Pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Kepala MAN 2 Tikep, Nurlaila Usman, S.Pd,didampingi oleh Wakamad, dewan guru serta seluruh siswa-siswi. Para personil akan mengikuti rangkaian kegiatan Temu Bhakti dengan pendampingan dua pembina, yakni Hirman Lahadi, S.Pd dan Irma Bahadi, S.Pd.
Dalam sambutannya, Kepala MAN 2 Tikep mengajak seluruh warga madrasah untuk memberikan dukungan dan semangat kepada para peserta agar dapat mengikuti kegiatan dengan optimal dan penuh tanggung jawab.
“Saya mengajak para pembina, dewan guru, serta seluruh civitas madrasah untuk memberikan dukungan dan spirit kepada peserta Temu Bhakti agar mereka dapat sukses mengikuti seluruh rangkaian kegiatan,” ujar Nurlaila Usman.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Temu Bhakti PM II merupakan sarana penting dalam pembentukan karakter relawan bagi peserta, khususnya dalam menumbuhkan kepedulian sosial dan kepekaan terhadap lingkungan masyarakat.
“Melalui Temu Bhakti ini, saya berharap kalian mampu menumbuhkan jiwa relawan dalam diri masing-masing, sehingga ketika dibutuhkan di tengah masyarakat, kalian mampu hadir dengan kesadaran dan kepedulian,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar keikutsertaan dalam ajang tersebut mampu melahirkan relawan-relawan muda MAN 2 Tikep yang berjiwa sosial tinggi, berdaya juang, dan sigap membantu sesama tanpa harus menunggu perintah.
“Insyaallah, dari kegiatan ini akan lahir relawan-relawan muda MAN 2 Tikep yang memiliki jiwa sosial tinggi dan siap membantu ketika mendengar atau menemui musibah, tanpa harus disuruh,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Kepala Madrasah menekankan pentingnya menjaga kesehatan serta tidak meninggalkan kewajiban ibadah di tengah padatnya agenda kegiatan.
“Jagalah kesehatan dan jangan pernah meninggalkan salat lima waktu dalam kondisi apa pun. Semoga setiap usaha dan pengabdian yang kalian lakukan senantiasa diridhoi oleh Allah SWT,” tutupnya. (ft)*








