
Tidore Kepulauan – Siswa Madrasah Aliyah Negeri 2 Tidore Kepulauan dipercaya mewakili Kecamatan Tidore Selatan dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kota Tidore Kepulauan yang resmi dibuka di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kota Tidore Kepulauan, Jumat (30/01). Kegiatan ini diikuti oleh kafilah dari berbagai sekolah dan madrasah di wilayah Kota Tidore Kepulauan.
Pembukaan MTQ dilakukan secara resmi oleh Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, S.Sos. Ajang ini menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus mengembangkan potensi di bidang
tilawah, pemahaman, dan syiar Al-Qur’an.
Pada pelaksanaan MTQ tahun ini, MAN 2 Tidore Kepulauan mengutus delapan peserta terbaik untuk mengikuti sejumlah mata lomba. Seluruh peserta didampingi oleh guru pendamping, Masni Ali, S.Pd., selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Adapun perwakilan MAN 2 Tidore Kepulauan antara lain Musril Abdullah pada cabang Qira’at Mujawwad Dewasa. Cabang Syarhil Qur’an Putra diwakili oleh Royan Romdhoni dan Mirwan Saud. Untuk cabang Syarhil Qur’an Putri diikuti oleh Maharwani A. Rasid, Indriyani Dedi, dan Kayla Ramadhani. Sementara itu, cabang Fahmil Qur’an Putra diwakili oleh M. Jaldy Pratama dan cabang Fahmil Qur’an Putri diikuti oleh Fitri Radika Putri.
Kepala MAN 2 Tidore Kepulauan, Nurlila Usman, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada siswa MAN 2 Tikep untuk mewakili Kecamatan Tidore Selatan dalam ajang bergengsi tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada siswa MAN 2 Tikep untuk menjadi wakil Kecamatan Tidore Selatan pada MTQ tingkat kota ini. Ini adalah amanah sekaligus kehormatan bagi madrasah. Kami sangat mengapresiasi semangat dan kerja keras para peserta serta guru pendamping yang telah mempersiapkan diri secara maksimal,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keikutsertaan dalam MTQ tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter dan spiritual peserta didik agar semakin mencintai Al-Qur’an serta mampu menampilkan akhlak yang baik.
“Keikutsertaan ini menjadi bagian dari proses pembinaan untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an dan melahirkan qori’ dan qori’ah terbaik yang mampu mengharumkan nama daerah. Kami berharap para peserta dapat memberikan penampilan terbaik. Selamat berlomba,” tutupnya. (ft)*

