SEKILAS INFO
: - Selasa, 21-04-2026
  • 6 Bulan Yang Lalu / MAN 2 KOTA TIDORE KEPULAUAN MENGUCAPKAN SELAMAT MEMPERINGATI HARI SANTRI NASIONAL 22 OKTOBER 2025. “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”
  • 7 Bulan Yang Lalu / MAN 2 KOTA TIDORE KEPULAUAN MENGUCAPKAN SELAMAT DAN SUKSESKAN OLIMPIADE MADRASAH INDONESIA (OMI) SAINS, TANGGAL 9 – 11 SEPTEMBER 2025
  • 8 Bulan Yang Lalu / MAN 2 KOTA TIDORE KEPULAUAN MENGUCAPKAN SELAMAT HARI ULANG TAHUN REPUBLIK INDONESIA KE 80 “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” 17 AGUSTUS 2025
Empat Siswa MAN 2 Tikep Raih Juara Lomba Menulis di Festival Galatama 2025

Ternate, HumasMAN2Tikep (28/07/ 2025) — Gemuruh tepuk tangan memenuhi Aula Asrama Haji Ternate, mengiringi detik-detik penutupan Festival Galatama dan Penganugerahan Kemenag Award 2025 Tingkat Provinsi Maluku Utara. Suasana meriah berpadu dengan kebanggaan, seolah menjadi saksi lahirnya generasi literat madrasah yang siap mengukir jejak perubahan lewat kata dan karya.

Di ikuti oleh seluruh Madrasah se-Maluku Utara di Kabupaten Kota . Acara penutupan ini secara resmi ditutup oleh Kasubag TU Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, Bapak H. Samsuddin Fathahuddin.

Dengan mengusung tema “Menumbuhkan Literasi, Menebar Moderasi”, Berbagai mata lomba yang digelar di antaranya,Pidato Bahasa Indonesia Pidato Bahasa Inggris,Pidato Bahasa Arab,Trilingual Challenge,Lomba Menulis dengan berbagai genre: Anaphora, Biografi, Essay Naratif, dan Akrostik.

Dalam ajang bergengsi ini, delegasi MAN 2 Tidore Kepulauan (MAN 2 Tikep) sukses mencatatkan prestasi luar biasa dengan meraih 5 penghargaan dari 4 siswa berbakat,
Kayla Ramadhani Juara 1 kategori Anaphora dan Juara 2 kategori Essay Naratif. Vira Faizah Mokoagow Juara 2 kategori Biografi, Faisal Dukomalamo Juara 2 kategori Akrostik,Ariyanti Anton Harapan 1 kategori Akrostik.

Kepala MAN 2 Tikep, Ibu Nurlaila Usman, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian luar biasa para peserta didik dalam ajang ini.
“Alhamdulillah, Prestasi ini bukan hanya tentang juara, tapi tentang proses, semangat, dan keyakinan bahwa siswa madrasah mampu bersaing di panggung literasi tingkat provinsi. Kami sangat bangga atas kerja keras mereka dan para pembimbing. Semoga ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus menulis,berpikir kritis, dan menyebarkan nilai-nilai moderasi melalui karya,” ujarnya.

Festival ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah penguatan karakter, toleransi, dan budaya literasi yang sejalan dengan visi moderasi beragama Kementerian Agama. Penutupan festival menjadi momen apresiasi sekaligus refleksi bersama untuk terus menumbuhkan generasi madrasah yang unggul dan berintegritas.(ft)*

TINGGALKAN KOMENTAR