
Tidore Kepulauan, HumasMAN2Tikep — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Tidore Kepulauan,Bapak Hi. Lukmanudin Abd Rahman, S.Fil.I, M.H., secara resmi membuka pelaksanaan Ujian Madrasah Berbasis Komputer (UMBK) Tahun Ajaran 2025/2026 di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Tidore Kepulauan, Senin (6/4/2026).
Pembukaan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh seluruh civitas madrasah, dengan jumlah peserta ujian sebanyak 98 siswa-siswi kelas XII. Ujian ini dijadwalkan berlangsung hingga 13 April 2026.
Pelaksanaan UMBK di lingkungan madrasah berjalan tertib dan lancar, didukung fasilitas yang memadai. Pihak madrasah juga memastikan pengawasan dilakukan secara maksimal guna menjaga integritas serta menjunjung tinggi nilai kejujuran selama ujian berlangsung.
Kepala MAN 2 Tikep, Nurlaila Usman, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan laporan terkait pelaksanaan ujian sekaligus perkembangan dan capaian prestasi siswa. Ia menjelaskan bahwa dari total 98 peserta, beberapa siswa mengikuti ujian secara daring di luar madrasah karena tengah menjalani seleksi kepolisian di Polda Maluku Utara.
Selain itu, beliau juga mengungkapkan capaian membanggakan, di mana sebanyak 26 siswa telah dinyatakan lulus di perguruan tinggi, 6 siswa lulus di Poltekkes Kemenkes Ternate, dan tercatat sebanyak 32 siswa yang berhasil lolos melalui jalur prestasi saat ini.
“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti ujian ini dengan penuh kesungguhan dan ketekunan. Insya Allah, hasil yang baik akan menjadi bekal berharga bagi masa depan kalian,” ujarnya.
Sementara itu, Kakankemenag Kota Tidore Kepulauan,Bapak Hi. Lukmanudin Abd Rahman, S.Fil.I, M.H., dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjunjung tinggi kejujuran dan integritas dalam pelaksanaan ujian. Ia menilai momen ini sebagai ajang pembuktian atas proses belajar siswa selama tiga tahun di madrasah.
“Saya berharap seluruh peserta dapat melaksanakan ujian dengan menjunjung tinggi kejujuran dan integritas, sehingga mampu meraih hasil yang maksimal. Ingat, di pundak kalian ada tiga tanggung jawab, yaitu kepada diri sendiri, orang tua, dan madrasah,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru atas dedikasi dan pengabdian dalam membimbing siswa hingga tahap akhir pendidikan. Ia berharap segala usaha tersebut menjadi amal jariyah yang bernilai pahala di sisi Allah SWT.
Pelaksanaan UMBK ini tidak hanya menjadi sarana evaluasi capaian akademik siswa, tetapi juga sebagai momentum untuk menanamkan nilai kejujuran sebagai fondasi utama dalam meraih prestasi dan menghadapi masa depan.(ft)*






















