SEKILAS INFO
: - Rabu, 27-05-2026
  • 1 Hari Yang Lalu / Segenap Sivitas MAN 2 Kota Tidore Kepulauan mengucapkan: Selamat Hari Raya Iduladha 10 Dzulhijjah 1447 H Semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan dan kebahagiaan kepada kita semua.
  • 3 Minggu Yang Lalu / MAN 2 Tikep CERDAS : CERDAS dalam inovasi,EMPATI dalam bersosialisasi,RELIGIUS dalam berkeyakinan,DISIPLIN dalam bertindak,AMANAH dalam mengemban tugas,dan SANTUN dalam berperilaku.
  • 3 Minggu Yang Lalu / Selamat Datang di Website MAN 2 Kota Tidore Kepulauan. Terima Kasih atas Kunjungannya.
Kepala MAN 2 Tikep Jadi Khotib Shalat Iduladha 1447 H

Tidore, HumasManDu —Langit mendung yang menggantung sejak dini hari dan suasana pagi yang sempat diwarnai padamnya aliran listrik, pelaksanaan Shalat Iduladha 1447 Hijriah di kelurahan Mareku tetap berlangsung dengan penuh khidmat. Semula dijadwalkan di halaman MAN 2 Tikep,namun pelaksanaan ibadah akhirnya dialihkan ke Masjid Al-Anshar pada Rabu (27/5/2026), sebagai langkah antisipasi akibat cuaca yang kurang bersahabat.

Meski demikian, pelaksanaan Shalat Iduladha tetap berlangsung lancar, khidmat, dan penuh kekhusyukan. Jamaah yang merupakan masyarakat Kelurahan Mareku RT 008 tetap antusias mengikuti rangkaian ibadah hingga selesai.Shalat Iduladha di kelurahan Mareku tahun ini terasa lebih istimewa karena khutbah Iduladha disampaikan langsung oleh Bapak Lukman Tamhir selaku Kepala MAN 2 Kota Tidore Kepulauan.

Pada kesempatan tersebut, Kepala MAN 2 Tikep, Dr. Lukman Tamhir, S.Ag., M.Pd., bertindak sebagai khotib dengan mengangkat tema khutbah “Merajut Cinta dan Kepedulian Sosial.” Sementara itu, imam salat dipercayakan kepada Imam Kelurahan Mareku, Mudakir Samaun.

Dalam khutbahnya, Dr. Lukman Tamhir menyampaikan pentingnya menanamkan nilai cinta, pengorbanan, dan kepedulian sosial sebagaimana makna yang terkandung dalam peringatan Iduladha. Ia mengajak jamaah untuk menjadikan momentum hari raya kurban sebagai sarana memperkuat keikhlasan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Suasana ibadah yang berlangsung sederhana namun penuh makna itu semakin terasa syahdu di tengah cuaca mendung yang menyelimuti wilayah Mareku. Gema takbir yang berkumandang dari Masjid Al-Anshar menjadi simbol bahwa semangat ibadah dan kebersamaan tidak pernah surut oleh keadaan. Iduladha bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momentum untuk belajar ikhlas, berbagi, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam setiap keadaan. (ft)*

TINGGALKAN KOMENTAR