
Tidore, 17 Juni 2025 – Komunitas Literasi Al-Anshar Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Tidore Kepulauan Provinsi Maluku Utara kembali menggeliat. Setelah sukses dengan sejumlah karya sebelumnya, kini komunitas tersebut sedang mempersiapkan peluncuran dua buku puisi hasil karya siswa, masing-masing berjudul “Bumi Dalam Kata” dan “Sajak untuk Para Pejuang”. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Gerakan Literasi Madrasah (GLM) yang telah berjalan selama tiga tahun terakhir.
Persiapan peluncuran ini, rencananya akan melibatkan berbagai pihak dilingkungan Madrasah mulai dari Kemenag Malut, Kemenag Tidore, Kapala Madrasah, Kapala Tata Usaha, Komite Madrasah , Pembina Literasi Madrasah, seluruh Dewan Guru, Staf Tata Usaha, hingga para siswa penulis dan Orang Tua Siswa. Kedua buku tersebut merupakan antologi puisi yang memuat beragam tema, mulai dari Lingkungan, Kewilayahan, Keruangan dan cinta tanah air, hingga perjuangan untuk kembangsaan.
Menurut Kepala Madrasah, Ibu Nurlaila Usman, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas semangat literasi yang terus tumbuh di kalangan siswa Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Kepulauan.

“Saya sangat bangga melihat siswa-siswa Madrasah mampu menghasilkan karya nyata. Ini bukan hanya soal menulis, tapi tentang bagaimana mereka membangun kesadaran, kepekaan, dan keberanian untuk menyuarakan isi hati serta pikirannya lewat untaian kata-kata. Buku Bumi Dalam Kata dan Sajak untuk Para Pejuang adalah bukti bahwa madrasah kita mampu menjadi ruang lahirnya generasi penulis yang inspiratif,” ungkapnya.
Sementara itu, Pembina Literasi Madrasah, Jufri Ismail., M.Pd., menjelaskan bahwa proses penyusunan kedua buku ini memakan waktu lebih dari tiga bulan. Para siswa dibimbing mulai dari tahap menggali ide, menulis puisi, hingga proses penyuntingan dan layout.
“Anak-anak menulis bukan sekadar tugas pelajaran, tapi sebagai ekspresi jiwa dan identitas. Buku ini menjadi wadah bagi mereka untuk menyuarakan keresahan, harapan, serta kecintaan terhadap lingkungan, dan nilai-nilai perjuangan. Semoga ini menjadi awal dari karya-karya besar mereka di masa depan,” ujar beliau dengan semangat.
Rencananya, peluncuran kedua buku tersebut akan digelar dalam bentuk acara literasi yang menghadirkan pembacaan puisi, penampilan video gerakan literasi, serta peluncuran buku karya secara simbolis.
Dengan kegiatan ini, Komunitas Literasi Al-Anshar MAN 2 Tidore tidak hanya menunjukkan konsistensinya dalam membina minat baca dan tulis, tetapi juga membuktikan bahwa siswa madrasah mampu menjadi pelopor budaya literasi yang bermutu dan berdampak.


