
Tidore, HumasManDu – MAN 2 Tidore Kepulauan menggelar penyampaian visi dan misi serta debat kandidat bagi calon Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM), calon Pemangku Adat Putra-Putri, dan Ketua Dewan Madrasah, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di lapangan madrasah tersebut menjadi rangkaian tahapan pemilihan pengurus organisasi siswa periode 2026–2027.
Selain calon ketua dan wakil OSIM juga menghadirkan perwakilan organisasi ekstrakurikuler seperti Palang Merah Remaja (PMR) dan Pramuka yang turut menyampaikan program kerja dan gagasan mereka di hadapan warga madrasah.
Pemilihan pengurus organisasi siswa tahun ini dilaksanakan menggunakan sistem semi pemilu yang dirancang oleh panitia pelaksana. Tahapan diawali dengan proses pendaftaran dan verifikasi berkas calon, kemudian penetapan calon tetap pada 11 Mei 2026 setelah seluruh peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi.
Selanjutnya, masa kampanye berlangsung sejak 15 hingga 29 Mei 2026. Para pasangan calon diberikan kesempatan untuk memperkenalkan visi, misi, serta program kerja kepada seluruh siswa. Rangkaian kampanye tersebut ditutup dengan debat kandidat yang digelar pada 30 Mei 2026 sebagai sarana adu gagasan dan penyampaian solusi atas berbagai isu yang berkaitan dengan kehidupan madrasah.
Menurut informasi yang dihimpun dari panitia pelaksana menyampaikan bahwa proses pemilihan dirancang menyerupai mekanisme pemilu yang sesungguhnya agar para siswa dapat memahami nilai-nilai demokrasi secara langsung. Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, pemungutan dan penghitungan suara akan dilaksanakan secara serentak pada 2 Juni 2026.
Kepala MAN 2 Tikep, Dr. Lukman Tamhir, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta yang telah mengikuti setiap tahapan dengan baik.
“Kegiatan ini bukan sekadar memilih pemimpin organisasi siswa, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran demokrasi yang nyata bagi seluruh peserta didik. Melalui proses ini, siswa belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, sportivitas, serta menghargai perbedaan pilihan. Kami berharap nilai-nilai demokrasi dapat tertanam sejak dini dalam lingkup terkecil satuan pendidikan dan menjadi bekal bagi mereka sebagai warga negara yang baik di masa depan,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan pemilihan yang demokratis dan edukatif ini, MAN 2 Tikep terus berkomitmen membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, integritas, dan kepedulian terhadap kehidupan bermasyarakat.Satu suara ,satu pilihan,wujudkan pemimpin madrasah masa depan. (ft)*






